Halaman Muka

Rabu, 13 Juni 2012

Cara Mengetahui Seseorang Sedang Berbohong, Bagian Ketiga

Mata Tidak Bisa Berdusta

Dari dua tulisan terdahulu tentang Cara Mengetahui Seseorang Sedang Berbohong (lihat : Bagian Pertama dan Bagian Kedua), Kita telah mendapat sekilas pandang tentang salah satu soft skills yang cukup kiranya bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Bagi para marketer, kemampuan dalam mengaplikasikan skill ini sangat berguna ketika menghadapi client atau customer. Kemampuan mengetahui seseorang berbohong (dalam hal ini adalah client / customer), kiranya sangat diperlukan untuk mengambil langkah tindakan teknis dan strategis selanjutnya agar misi Kita sebagai marketer (khususnya para rekan Medical Representative) dapat tercapai dengan baik.   

Beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 2003-2004, perusahaan penulis sedang bekerja, mendatangkan Top Motivator Indonesia yaitu Bapak Mario Teguh. Beliau memberikan training dengan tema "What Class Are You In ?". Dalam sebuah sesi, beliau sempat memberikan sebuah role play dan game dimana Bapak Mario Teguh dapat "menebak" apakah informasi yang beliau tanyakan adalah tepat atau khayalan / "dusta". Namun sayangnya, beliau tidak merinci lebih jauh tentang "cara dan trik" untuk membedakan info yang diberikan seseorang dalam role play dan game apakah info tersebut benar adanya atau hanya khayalan / dusta / berbohong. Mungkin karena "cara dan trik" tersebut dapat dikatakan melenceng dari tema pelatihan yang diberikan. 


Setelah sekian lama, akhirnya Penulis mendapatkan "rahasia" menggali informasi hanya dari tatapan mata pemberi informasi. Sebenarnya, "rahasia" ini tidaklah terlalu "rahasia". Karena para orang tua selalu berkata : " Mata adalah jendela hati dengan seribu makna", "Mata tidak pernah berdusta" dan lain sebagainya. Memang ada pengecualian, yaitu bagi para anggota intelejen / agen rahasia, diplomat, negosiator atau individu yang terlatih untuk mnyembunyikan informasi ( lihat : Belajar Intelijen sebagai Ilmu)


Kita mulai dengan perhatikan secara seksama gambar di bawah ini  :



(Gambar di atas sesuai bila kita berhadapan dengan seseorang)


Keterangan : 
  • VC       (Visual Construction)    : Mengkontruksi Gambar
  • AC      (Auditory Contruction) : Menyusun Bunyi
  • K         (Kinesthetic)                    : Merasakan Perasaan
  • VR       (Visual Recall)                 : Mengingat Gambaran
  • AR      (Auditory Recall)            : Menemukan Bunyi/suara
  • AD      (Auditory Digital)           : Internal Dialog

Penjelasannya :

VC (Visual Construction) adalah mengkonstruksi gambar menggambarkan sesuatu yang belum ada. Membuat sesuatu yang belum dibuat. Menciptakan sesuatu yang belum terciptakan. berpikir, berimajinasi atau mengkhayal.Seseorang yang sedang mendeskripsikan sesuatu yang belum ada / tidak pernah terjadi / berimajinasi / sedang mengkhayalkan sesuatu, cendrung sering matanya melihat ke arah VC (Visual Construction)

Bila seseorang berbicara tentang peristiwa yang telah lalu, sesuatu yang telah terjadi dimasa lalu atau berupaya untuk mengingat-ingat sesuatu maka dia akan cendrung mengarahkan pandangan mata ke arah VR (Visual Recall). Namun bila dia berbicara tentang peristiwa masa lalu namun pandangannya ke arah VC (Visual Construction), maka dia sedang berbohong / berdusta.

Bila seseorang berbicara yang mengandung unsur "perasaan" dari jiwanya maka dia "cendrung" mengarahkan pandangan ke arah K (Kinesthetic). Sekalipun dia berbicara tentang perasaannya sambil meledak-ledak atau bahkan menangis, namun matanya cendrung ke arah VC (Visual Construction), maka dia sedang berdusta / berbohong / bersandiwara.

Demikian juga bila kombinasi dari dua hal diatas, bila matanya cendrung ke arah VC (Visual  Construction) maka dapat diduga dia sedang berbohong.

Memang perlu latihan yang terus menerus berkelanjutan untuk dapat menguasai soft skill di atas. Kiranya dengan menguasai "Tiga Jurus Maut" dari tiga ulasan tentang cara  mengetahui seseorang yang sedang berbohong, akan mempermudah Kita dalam mengambil langkah selanjutnya yang dianggap perlu dalam semua segi kehidupan, terutama pekerjaan yang sedang kita jalani. Sebuah kata bijak yang sangat populer mengatakan bahwa “ketika seseorang berbohong akan terlihat jelas di matanya.”, mungkin anda juga pernah mendengarnya.  Dan  mata, katanya tidak pernah menipu. Dan satu hal lagi, kadang kala "feeling" Kita dapat turut membantu untuk mengambil kesimpulan tentang apakah seseorang sedang berbohong atau tidak terutama untuk menghadapi para maestro pembohong.

Note :
Dibawah ini ada sebuah clip dari Bapak Mario Teguh tentang Membaca Orang Yang Sedang Berdusta / Bohong. Silahkan disimak sebagai salah satu sumber referensi :

Bagian I :


Bagian II :


Bagian III:


Bagian IV:


Bagian V:


Artikel lain yang terkait :


Source :



Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...