Halaman Muka

Jumat, 18 Mei 2012

Bobo Siang....?!@!??

 Ketika lunch break pada saat meeteng yang diadakan salah satu perusahaan farmasi di sebuah hotel di kota Semarang beberapa waktu lalu, terlihat salah seorang peserta tampak tertidur. Kejadian itu menjadi perhatian seorang pucuk pimpinan management kantor pusat. Pimpinan tersebut lalu membangunkannya dan menegurnya.  Tegurannya cukup menarik dan mendalam seperti kultum (namun kultum disini diartikan "kuliah tulung-tulung").   
".... Hmmm, berarti Bapak selama ini terbiasa tidur siang ya... dan tidak terbiasa lakukan survey di siang hari...., Kita ini marketing Pak, coba Bapak rubah segera mungkin kalau mau maju. Pantas saja di tempat Bapak tampak growthnya tidak  menunjukan angka yang memuaskan..." ujar sang pimpinan management kantor pusat tersebut.  Atasan langsung dari sang terdakwa juga mendapat "wejangan" yang sama, bahkan sempat menjadi sesi meeteng meski tidak terjadwalkan dalam meeteng tersebut.
Beberapa waktu lalu, saya juga sempat menulis tentang insomnia.  Tuntutan dan tekanan dalam lingkungan, pergaulan dan pekerjaan dalam dunia marketing pada khususnya terkadang dapat menyebabkan insomnia (silahkan di "klick" utk lihat ulasannya). Lalu, bagaimana dengan tidur siang......?


Bersyukurlah untuk penikmat tidur siang, karena menurut penelitian National Sleep Foundation Amerika Serikat, tidur siang sangat bermanfaat bagi manusia. Tidur siang selama 20-30 menit dapat membantu meningkatkan mood, kewaspadaan dan performansi. Beberapa orang terkenal yang memiliki kebiasaan tidur siang: Nabi Muhammad SAW, Winston Churchill, John F. Kennedy, Ronald Reagan, Napoleon, Albert Einstein, Thomas Edison and George W. Bush.

Ada beberapa Tipe Tidur Siang:
  • Tidur Siang Terencana (disebut juga tidur siang yang dipersiapkan) berupa tidur siang sebelum Anda benar-benar mengantuk. Anda dapat menggunakan teknik ini ketika Anda tahu bahwa Anda akan terjaga lebih lama dari waktu tidur normal Anda atau sebagai mekanisme untuk mencegah lelah lebih cepat.
  • Tidur Siang Darurat terjadi ketika Anda tiba-tiba merasa sangat lelah dan tidak dapat melanjutkan aktivitas yang sedang dikerjakan. Jenis tidur siang dapat digunakan untuk mengatasi mengantuk saat mengemudi atau kelelahan saat menggunakan mesin berat danberbahaya.
  • Tidur Siang Yang Merupakan Kebiasaan terjadi ketika seseorang melakukan tidur siang di waktu yang sama setiap hari. Anak-anak kecil mungkin tidur di waktu yang sama setiap sore atau orang dewasa tidur siang sejenak setelah makan siang setiap hari.
Tips Tidur Siang dari National Sleep Foundation AS:
  • Tidur siang yang singkat (20-30 menit) biasanya direkomendasikan untuk kewaspadaan jangka-pendek. Tipe tidur siang ini memberikan manfaat signifikan untuk peningkatan kewaspadaan dan performansi tanpa membuat grogi atau mengganggu tidur malam hari.
  • Situasi sekitar Anda dapat sangat mempengaruhi kemampuan Anda untuk tertidur. Pastikan bahwa Anda memiliki tempat istirahat untuk berbaring dan bahwa suhu di dalam ruangan nyaman. Cobalah untuk membatasi jumlah suara yang didengar dan tingkat  cahaya yang masuk. Sementara beberapa studi menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di tempat tidur dapat bermanfaat, akan lebih baik lagi terlelap.
  • Jika Anda tidur siang terlalu sore, hal itu dapat mempengaruhi  pola tidur malam hari Anda dan memberi kesulitan untuk tidur di jam tidur Anda yang biasanya. Jika Anda tidur siang terlalu awal, tubuh Anda mungkin belum siap untuk tidur.
Manfaat Tidur Siang menurut National Sleep Foundation AS:
  • Tidur siang dapat mengembalikan kewaspadaan, meningkatkan performansi, dan mengurangi kesalahan dan kecelakaan. Sebuah penelitian di NASA terhadap para pilot militer dan astronot yang mengantuk ditemukan bahwa tidur siang selama 40 menit meningkatkan performansi sebesar 34% dan kewaspadaan sebesar 100%.
  • Tidur siang dapat meningkatkan kewaspadaan secara langsung pada saat setelah tidur siang dan mungkin memperpanjang kewaspadaan beberapa jam kemudian di hari tersebut.
  • Tidur siang yang terjadwal juga telah ditentukan bagi mereka yang mengidap narkolepsi, yaitu gangguan tidur yang kronis yang ditandai kantuk di siang hari yang berlebihan dan bahkan dapat tertidur di waktu yang tidak tepat.
  • Tidur siang dapat memberikan manfaat secara psikologis. Tidur siang dapat menjadi liburan sederhana yang mewah dan menyenangkan. Tidur siang dapat menjadi cara mudah untuk relaksasi dan peremajaan.
  • Jika tidak memiliki masalah dengan tidur malam hari, maka tidur siang bisa mengurangi gejala kelelahan yang timbul serta membuat seseorang lebih produktif setelah bangun tidur. 
  • Studi tahun 2008 menemukan tidur siang selama 45 menit bisa membantu meningkatkan fungsi memori, dan penelitian sebelumnya menemukan tidur siang menurunkan tekanan darah. 
  • James Wyatt, direktur Sleep Disorders Service and Research Center dari Rush University Medical Center di Chicago menuturkan orang dengan narkolepsi (serangan tidur mendadak) akan mendapatkan manfaat dari tidur siang
  • Bagi orang dewasa yang sehat, tidur siang bisa memberikan relaksasi, meningkatkan suasana hati, meningkatkan kinerja termasuk reaksi yang lebih cepat serta mengurangi angka kecelakaan

Kebanyakan orang menyadari bahwa mengemudi saat mengantuk sangat berbahaya. Namun, banyak pengemudi yang tetap melanjutkan berkendara saat mereka merasa mengantuk walaupun berisiko, menempatkan diri mereka sendiri dan yang lainnya dalam bahaya. Sementara tidur penuh di malam hari sebelum berkendara adalah hal yang ideal, tidur siang sejenak sebelum berkendara dapat mengurangi resiko seseorang mengalami kecelakaan karena mengantuk. Ahli tidur juga merekomendasikan jika Anda merasa mengantuk saat berkendara, Anda sebaiknya segera menepi ke area istirahat, minum minuman yang mengandung kafein dan tidur siang sejenak selama 20 menit.

Pekerjaan shift dapat menyebabkan kelelahan dan penurunan nilai performansi, khususnya bagi pekerja shift malam. Di dalam penelitian pada tahun 2006, peneliti di Sleep Medicine and Research Center bekerjasama dengan St. John’s Mercy Medical Center dan St. Luke’s Hospital di pinggiran kota St. Louis, MO, melihat efektivitas tidur siang dan mengkonsumsi kafein untuk mengatasi kantuk selama shift malam. Mereka mendapati bahwa baik tidur siang dan kafein keduanya meningkatkan kewaspadaan dan performansi di antara pekerja shift malam dan bahwa kombinasi tidur siang dan kafein memiliki efek yang paling menguntungkan.

James K. Walsh, PhD, salah satu peneliti dalam penelitian tersebut, menjelaskan, “Karena kecenderungan tubuh untuk tidur di malam hari, kemampuan untuk tetap terjada dan produktif di shift malam dapat menjadi hal yang menantang, bahkan jika Anda sudah cukup tidur di siang hari.” “Tidur siang sebelum bekerja dikombinasikan dengan mengkonsumsi kafein saat bekerja adalah strategi yang efektif untuk tetap terjaga di shift malam.”

Efek negatif
Walaupun memiliki banyak manfaat, tidur siang tidak selalu merupakan opsi terbaik bagi setiap orang. Sebagai contoh, beberapa orang yang tidak dapat tidur di sembarang tempat kecuali di tempat tidur mereka sendiri, tidur siang di kantor atau di semua tempat tidaklah mungkin bagi mereka. Orang-orang yang lainnya memiliki masalah untuk dapat tidur di siang hari; hal itu dapat dikarenakan individu-individu tertentu tersebut lebih sensitif terhadap siang hari daripada orang lain – yaitu orang-orang yang merasa lebih mengantuk dan lebih mudah tidur di siang hari. Berikut ini beberapa efek negatif tidur siang:
  • Tidur siang dapat menyebabkan seseorang mengalami inersia tidur, khususnya jika lebih dari 10-20 menit. Inersia tidur didefenisikan sebagai perasaan grogi dan disorientasi yang timbul akibat bangun dari tidur yang lelap. Walaupun kondisi ini hanya berlangsung selama beberapa menit sampai setengah jam, hal itu dapat merugikan bagi orang-orang yang harus segera beraktivitas setelah bangun dari tidur siang. Penurunan kondisi dan disorientasi pasca-tidur siang dialami lebih parah, dan berlangsung lebih lama, pada orang yang kurang tidur atau tidur siang untuk waktu yang lebih lama.
  • Tidur siang juga dapat memiliki efek negatif terhadap waktu tidur yang lain. Tidur siang yang panjang atau terlalu sore dapat berpengaruh buruk terhadap periode dan kualitas tidur di malam hari. Jika Anda sulit tidur di malam hari, tidur di siang hari hanya akan memperkuat kesulitan tersebut.
  • Sebuah penelitian mengindikasikan bahwa tidur siang dikaitkan dengan peningkatan risiko gagal jantung pada orang-orang yang sudah berisiko.
Stigma
Walaupun riset menunjukkan bahwa tidur siang merupakan cara yang bermanfaat untuk mengurangi kelelahan, masih ada stigma-stigma yang dikaitkan dengan tidur siang yaiu:
  • Tidur siang menunjukkan sifat malas, kurang berambisi, dan standar rendah.
  • Tidur siang hanya untuk anak-anak, orang sakit dan manula.
Walaupun pernyataan-pernyataan di atas salah, masih banyak kalangan yang perlu diedukasi tentang manfaat tidur siang.

Penelitian terkini dalam jurnal riset Sleep menguji keuntungan tidur siang berdasarkan lamanya tidur siang dan tanpa tidur siang. Hasilnya menunjukkan bahwa tidur siang selama 10 menit memberikan manfaat terbesar dalam bentuk mengurangi kantuk dan meningkatkan kinerja kognitif. Tidur siang selama 30 menit atau lebih akan memungkinkan menyebabkan inersia tidur, yaitu periode mengalami grogi yang kadang terjadi setelah tidur. 
Tidur siang yang baik tidak perlu lama, yang penting berkualitas. Untuk meraih kesehatan kulit yang sempurna, tidur siang efektif dilakukan selama kurang dari satu jam. Tiga puluh menit adalah waktu ideal. Bahkan Sara C. Mednick, PhD. dari University of California, Amerika, via WebMD, menyatakan bahwa 15 sampai 20 menit untuk tidur siang saja sudah cukup untuk menyegarkan sistem dan meningkatkan “motor” di tubuh Anda


Saat ini Anda mungkin memikirkan cara untuk memasukkan tidur siang dalam jadwal rutin Anda sehari-hari. Ingatlah bahwa tidur yang cukup secara teratur adalah cara terbaik untuk tetap terjaga dan dalam kondisi terbaik. Tetapi ketika lelah datang, tidur siang sejenak dapat memberikan keajaiban bagi stamina mental dan fisik Anda.

Sumber:
http://www.sleepfoundation.org

Note :
Berikut ini adalah humor / komedi tentang salah satu sesi tanya jawab di surel (surat elektronik) antara seorang dokter dan penanya tentang kebiasaan tidur di kantor.
Dok,
Saya ini pemalas sejati. Sejak bayi saya sudah malas, sekolah bertambah malas. Apalagi waktu kuliah, lha wong lulus saja 6,5 tahun. Akhirnya lulus pun karena dosen pembimbing saya yang proaktif.
Sekarang saya kerja kantoran di belakang meja. Setiap hari hanya ngantuk dan ngantuk. Untuk itu saya harus berusaha untuk melawan rasa kantuk, atau mulai mencari cara untuk tidur di kantor dengan aman.
Sebaiknya apa yang saya lakukan, Dok?
salam,
riwi, vie email

Dik Riwi yang malas,
Sesungguhnya saya sangat senang saudara tidak malas mengirim email, karena itu menunjukkan kalau saudara masih ingin berubah. Menjawab pertanyaan terakhir, saya rasa tidur di kantor pasti aman karena pada umumnya kantor-kantor memiliki satpam yang bersiaga penuh 24 jam.

Nah, tentang bakat anda yang gampang ngantuk, survey membuktikan bahwa ruangan kerja sangat berpengaruh terhadap rasa kantuk. Coba setel agar lampu ruang kerja anda menjadi sangat terang dan hiasi dengan warna cerah, biasanya akan membuat darah mengalir lebih cepat dan membuat tidak ngantuk.

Andaikata tidak berhasil, coba putar lagu-lagu rock di ruangan anda. Jika lagu semacam itu bisa membuat orang-orang melakukan "pemberontakan dan keramaian" setidaknya anda dapat tetap terjaga selama lagu itu diputar.

Dan jika cara terakhir tidak manjur coba hubungi bagian HRD agar ruang kerja saudara dipindah ke ruang manajer atasan Anda.......#@!??$!

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...