by: Dadang Kadarusman
Gampang, kalau sekedar ingin menjadi atasan yang selalu diingat oleh anak buahnya. Secara naluriah, bawahan selalu ingat terhadap atasannya. Makanya, ada bawahan yang setiap pagi malas ngantor. Karena pagi itu dia teringat punya jadwal rapat dengan atasannya. Atau, karena dia harus mengirimkan laporan kepada atasannya. Atau, karena atasannya hari ini masuk kantor lagi setelah beberapa hari traveling. Ada juga anak buah yang selalu bersemangat, karena dia ingat jika atasannya akan selalu ada ketika dibutuhkan. Apa saja. Pokoknya, selalu ada alasan kenapa anak buah selalu ingat atasannya. Tantangannya adalah; bagaimana caranya membuat agar anah buah selalu mengingat hal-hal positif kita. Bukan yang sebaliknya.

.jpg)



