Halaman Muka

Tampilkan postingan dengan label My Way. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Way. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juli 2013

Kerinduan Seorang Ibu


Sebagai seorang yang bekerja di dunia marketing ethical farmasi (medical representative), kebiasaan makan malam setelah melakukan aktifitas kunjungan di malam hari adalah suatu hal yang biasa. Bahkan dapat dikatakan sebagai ritual “resmi” seorang medical representative. Seorang rekan sempat berkata : “... makan malam terasa nikmat bila dilakukan setelah pekerjaan telah selesai semua..”. Makan malam tidak hanya sebagai ritual untuk memenuhi kebutuhan tubuh, namun juga sebagai ajang sosialisasi bersama rekan-rekan seprofesi.

Kisah ini terjadi empat tahun yang lalu, beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1429 H. Salah satu langganan penulis selama bulan Ramadhan adalah sebuah warung nasi yang berada di jalan Kapten Sudibyo kota Tegal, Jawa Tengah. Warung nasi Ibu Fitriyah namanya. Usianya telah melewati separuh abad. Pilihan atas warung nasi tersebut dikarenakan sajian dan pilihan makanan yang cukup beragam serta masih fresh pada malam hari. Ya... masih fresh, karena beliau menyiapkannya sebagai stock makanan bagi yang hendak sahur. Harga yang cukup ekonomis bagi para pekerja dan lokasi yang strategis, membuat warung nasi ini cukup ramai di malam hari.

Medical Reps : Personal Selling Dalam Ethical Market

Modal utama sebagai seorang penjual adalah KNOWLEDGE dan SELLING SKILL. Sedangkan komponen - komponen yang menyebabkan suatu barang dapat dijual adalah: Product/barang itu sendiri, Harga, Place/distribusi, dan terakhir adalah aktivitas promosi. Komponen tersebut biasa kita kenal dengan sebutan bauran pemasaran atau Marketing MixSedangkan sarana promosi pemasaran atau bisa juga disebut dengan bauran promosi terdiri atas: iklan, promosi penjualan, Public Relation (PR), dan terakhir adalah Personal selling.

Sabtu, 28 Juli 2012

Sang Waktu : 9 September 2008

Sembilan September, empat tahun yang lalu...

Almarhum bersama keluarga dalam sebuah acara
family gathering di Linggarjati,
Kab. Kuningan, Jawa Barat
Pada hari Senin 9 September 2008 (di Bulan Ramadhan 1429 H) pukul 14.15 wib, penulis mendapat berita duka atas wafatnya seorang rekan kerja dan sahabat, Teddy Juniardi namanya. Almarhum meninggal karena kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan raya Cirebon-Kuningan, tepatnya di desa Beber Kabupaten Cirebon.

Teddy Juniardi lahir di Kuningan Jawa Barat tanggal 22 Juni 1973. Almarhum wafat ketika sedang dalam perjalanan menunaikan kewajibannya sebagai karyawan sebuah perusahaan farmasi. 

Sabtu, 07 Juli 2012

Pharma Sales - An Ultimate Art of Convincing

Pharmaceutical sales is very different from other industries. The industry follows a product distribution chain to reach the actual consumer and a field force to engage medical practitioners who essentially are influencers in this process. The distribution chain links are the depots the stockists and the retailers. The sales team does not wield significant influence in this chain which interacts with the actual consumer of the produce. This line of process seems to be solely engaged in ensuring availability of the produce in the shelf. It is here that the volume is managed and there by the fund flows and profits. 

There are not much efforts taken or need realized for incentivising the retailers as against most marketing processes in many other products. On the other hand the industry goes all out to win the medical practitioners and influence the community to prescribe their produce. Even the over the counter drugs do not seem to have any aisle preferences or high end store level promotions. This manufacturer-to-consumer produce flow model with no effort to win over the actual consumer doesnt seem to exist in any other industry. Interestingly the marketing activity and the field force are all focused on winning over the influencers, the doctors in this case. 


Minggu, 03 Juni 2012

Secangkir Air Teh Yang Luber

By Admin

Peristiwa ini terjadi setelah beberapa pekan dari kejadian yang mungkin kini telah dilupakan oleh masyarakat saat ini. Tepatnya tanggal 27 Juli 1996, ya... tragedi perebutan kantor Partai Demokrasi Indonesia diantara dua kubu yang bertikai pasca kongres partai. Terlepas dari ada atau tidaknya "invisible hand" dalam peristiwa itu, kondisi Indonesia menjadi berubah drastis menjadi lebih "genting" dari pada biasanya. Kondisi emergensi / siaga satu juga dilakukan para aktivis kampus pada masa tersebut. Hal ini terkait dengan adanya kabar bahwa terjadi penangkapan oleh aparat terhadap para aktivis kampus di seluruh Indonesia. 

Sabtu, 02 Juni 2012

Kisah Sebungkus "Supermi"

Tiga Puluh Tahun Yang Lalu

Sarimi dewasa kini (Indofood.com)
Saat ini beragam merek mie instan telah banyak ditemukan. Harganya pun bervariasi serta terjangkau bagi semua kalangan. Beraneka ragam rasa, bentuk dan cara penyajian telah tersedia. Keberadaanya pun mudah ditemukan, dari super market, midi market, mini market, pasar modern dan pasar tradisional bahkan warung kecil sekalipun menyediakannya. Mie instan saat ini juga bukanlah makanan yang luar biasa. Yang pasti di era 90-an, mie instan adalah makanan khas para mahasiswa yang mendapat kiriman orang tua sebesar 20, (dua puluh koma). Ya... di tanggal 20 setiap bulannya mereka koma... he..he..he.. 

Di era tersebut para rekan pramuka (pandu) dan rekan-rekan pencinta alam menjadikan mie instan bahan pokok wajib dibawa dalam setiap kegiatan di lapangan seperti perkemahan dan pendakian gunung. Ada kenikmatan tersendiri bila menikmati mie instan dan bahan makanan tambahan lainnya, bila dimasak dengan kompor parafin. Dinginnya cuaca pada saat kegiatan lapangan dapat ter-hangat-i dengan hidangan mie instan yang terkadang dimasak setengah matang karena keterbatasan parafin. Kenikmatan tersebut dituntaskan dengan minuman penutup berupa kopi hangat atau teh hangat. Hmmm... jadi ingat masa lalu nich... 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...