Halaman Muka

Minggu, 25 Mei 2014

Trik Jadikan Pekerjaan Ladang Kebahagiaan

PEKERJAAN dan kebahagiaan, dua hal yang sebagian orang menganggapnya berada di kutub berbeda. Dengan beberapa trik, Anda bisa merasakan kebahagiaan lewat aktivitas pekerjaan sehari-hari.


Untuk menulis bukunya, Thrive: Finding Happiness the Blue Zones Way, Dan Buettner bekerja sama dengan psikolog dan ilmuwan untuk mencari orang-orang paling bahagia di dunia. Beberapa pelajaran yang ia berikan lewat bukunya mungkin bisa menjadi jawaban pencarian Anda terhadap ladang kebahagiaan lewat pekerjaan. Berikut ini, seperti diulas Yahoo: 

Menjauh sejenak dari rutinitas 
Studi menunjukkan bahwa waktu luang dapat mengurangi stres berkaitan dengan pekerjaan, mengurangi risiko depresi, dan meningkatkan harga diri. Aturan pertama, jangan pernah menganggap sepele hari libur, bahkan jika Anda tidak punya uang. Kedua, bagi waktu libur Anda dalam beberapa perjalanan pendek daripada menghabiskannya dalam satu kali perjalanan. 

Jangan lewatkan happy hour 
Selama bekerja, pastikan Anda masih tetap bersosialisasi dengan rekan kerja. Mengapa? Orang paling bahagia adalah orang yang mampu memanfaatkan di sela waktu kerjanya yang sekira tujuh jam sehari untuk bersosialisasi dengan rekannya, menurut survei nasional Amerika “Gallup-Healthways Happiness Stress Index”Di tempat kerja, happy hour bisa berarti keluar kantor untuk makan siang, ngobrol, atau bahkan percakapan lewat Yahoo Messenger (YM). 

Mempersingkat perjalanan Anda 
Komuter (seseorang yang bepergian ke suatu kota untuk bekerja dan kembali ke kota tempat tinggalnya setiap hari, biasanya dari tempat tinggal yang cukup jauh dari tempat bekerjanya/Wikipedia) menjadi aktivitas rutin banyak pekerja. Sebuah studi dari Scandinavian Journal of Economics menemukan bahwa pekerja yang pulang-pergi 22 menit menuju kantor perlu mendapatkan tambahan 35 persen upah bulanan demi merasakan kepuasan dengan kehidupan mereka. Masalahnya, keputusan kenaikan gaji bukan berada di tangan kita. 

Jadi bila memungkinkan, carilah cara untuk mempersingkat waktu menuju kantor. Statistik negatif tentang komuter berlaku terutama untuk pengendara mobil yang kerap terjebak kemacetan; tekanan darah menjadi lebih tinggi, demikian terus setiap hari. 

Bergabung dalam klub 
Menurut penelitian Robert D Putnam, penulis Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community, bergabung dalam sebuah grup yang pertemuannya bahkan hanya sekali sebulan bisa menghasilkan kebahagiaan yang sama seperti halnya penambahan penghasilan dua kali lipat. 

Pikirkan Monterrey, Meksiko, di mana rata-rata keluarga hanya berpenghasilan sekira USD16 ribu per tahun, namun warganya menduduki peringkat tinggi pada skala kebahagiaan. Sebagian karena mereka menghabiskan beberapa jam sepekan untuk berinteraksi dengan tetangga, keluarga besar, dan kelompok berbasis agama. 

Membantu lingkungan sosial 
Ada data yang kuat menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan untuk kegiatan sosial bisa memberikan kebahagiaan untuk pelakunya. Salah satu cara yang baik untuk memulai adalah menjadi seorang mentor di tempat kerja. Membantu orang lain mencapai tujuan mereka akan menekankan kekuatan Anda dan mengurangi fokus Anda pada masalah diri sendiri. 

Berpikir dua kali sebelum mengajukan promosi jabatan 
Kedengarannya berlawanan dengan instuisi, tetapi ketika bersentuhan dengan kebahagiaan jangka panjang, peningkatan penghasilan tak selamanya mampu memenuhi kebutuhan. Lebih tinggi penghasilan, semakin tinggi kebutuhan. Kenaikan upah harus Anda bayar dengan penambahan waktu kerja, Anda tak bisa membeli kebahagiaan dengan uang. 

Dan sebagai penutup, mari kita simak clip berikut:

Change Your Life by stiforpid.com


Berani Gagal


Source :
Posting Komentar
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...